"๐๐ซ๐ข๐ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ซ๐๐ฆ๐๐ก; ๐ ๐๐๐ฆ ๐ต๐ข๐๐" : ๐๐ฎ๐ฅ๐จ๐ ๐ข
Masih remang-remang, jago kian berpantun merdu, ini hari yang indah di tahun yang baru. Tahun 2024 bukan semata tahun yang baru, ada nafas baru, pola pikir baru hingga tindakan baru. Lebih jauh, setiap tahun baru, saya begitu bebas berujar dalam hati: "๐ป๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ 10 ๐๐ ๐๐๐๐, ๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐ 1000 ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐". Saat berselancar di medsos via facebook hingga WhatsApp begitu banyak ungkapan belasungkawa. Ya Riky Bule Huler pria tampan yang penuh energi t'lah berpulang. Sungguh ini sebuah pengalaman refleksi akan hidup; ada pagi-ada malam, ada sukacita-ada dukacita, ada kelahiran-ada kematian. Kalau dalam Kitab Pengkotbah disampaikan semua ada waktunya. Hal semacam ini pun lumrah sediakala seperti orang-orang Yunani membedakan dua macam waktu yang saling berkaitan yaitu; waktu sebagai chronos dan waktu sebagai kairos.
Riky Bule- Salah satu dari sekian pemuda jomblo yang mempunyai mimpi agar hidup tetap hidup. Mengaduh nasib di tanah Borneo adalah impian yang terjawab dan ini juga merupakan bentuk waktu sebagai kairos serentak sebagai chronos sebab ia t'lah meninggal pada tanggal 1 Januari 2024 pukul 03.30 Wita. Ia mempunyai mimpi sekali lagi agar merayakan Tahun Baru di kampung halaman bersama orangtua dan keluarganya. Konon, tiket pesawat t'lah di beli dan hangus sebab terlalu dini ia rayakan tahun baru di dunia yang lain. Akan tetapi cahaya kemuliaan Tuhan menaunginya walau tak sempat terlihat oleh mata telanjang. Peristiwa kematian ini mesti dipahami dalam bingkai iman, bukan rasio apalagi insting.
Saat saya masih Ef Er dan dipercayakan promosi panggilan di SMANSA Solor Barat, ia kelas XII sebangku dengan No Fendy Sogen, mungkin tahun 2015/2016 entahlah. Saya menceritakan pengalaman tentang hidup membiara. Fendy dan Riky tampak semangat dan setelah itu mereka berkata: "ai dadi negae kah ๐คฃ". Itu untuk pertama kali saya bertemu Riky di SMA.
Hari berganti Riky, Fendy menjadi pria tangguh tanpa mengenal lelah bekerja untuk membantu kedua orangtua, tentu menyiapkan juga bekal apabila kelak hidup berkeluarga. Bukan sebatas itu, mereka juga tergabung dalam tim kesebelasan Cobra Fc Desa Sulengwaseng. Beberapa turnamen bergengsi di tingkat kecamatan Solor Selatan maupun turnamen bola kaki paroki Pamakayo juga dilaluinya dengan semangat bergelora. Ini juga sebagai bukti kontribusi untuk desanya. Riky tidak saja lihai dalam menggocek bola tetapi lihai juga dalam senyum ramah yang menggoda setiap gadis muda. Pada postingan foto-fotonya di facebook sering muncul gadis-gadis ayu yang mungkin jatuh hati--pada sosoknya yang ramah.
Setiap kali bertemu di jalan raya atau dimana saja, ia selalu menyapa saya dengan dadi. Bahkan fendy pun sama. Senyuman, sapaan adalah obat yang manjur untuk orang lain yang mungkin galau atau sedang sakit. Pada senyuman, sapaan atau teguran mencerminkan buah kasih yang tak berkesudahan. Barangkali ini sepucuk untaian, kasihku akan engkau, dia, mereka dan kita adalah sesama ciptaaan yang luhur dan mulia. Mereka (Fendy & Riky) sangat kompak nan akrab dan hal ini tampak pada foto-foto yang bertebaran pada dinding facebook. Bukti kasih--persaudaraan, kekeluargaan yang digenggam walau terkesan sederhana. Tentu, Fendy kehilangan sahabat karib sepanjang masa!
๐ป๐๐ ๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐
๐ณ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐
๐ฎ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐ฎ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐
๐บ๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐.
๐บ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐
๐ฌ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐,
๐ด๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐
๐ซ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐
๐ต๐ ๐น๐๐๐ ๐ฏ๐๐๐๐๐
Comments
Post a Comment